History

SETIAP DIRI KITA PASTI BISA!!!

Ketika musibah itu akhirnya membawa berkah..

Tak pernah di sangka kecelakaan yang terjadi pada awal tahun 2008 itu menjadi awal mula perjalanan dari sepotong kue pia yang saat ini tersaji di piring anda bersama teh hangat yg menemani waktu santai anda dan keluarga, ataupun menjadi bingkisan oleh-oleh dari kota bogor yang anda bawa untuk kerabat, sahabat, kolega maupun sanak saudara.

Kecelakaan hebat  menimpa Bayu Reza pada dini hari sepulang bekerja, karena mengalami patah tulang, kondisi tsb mengharuskannya untuk istirahat dari berbagai aktifitas selama hampir setahun.

Situasi tersebut  otomatis membuat Suami dari Silmy Untsa dan Ayah dari: Diva ARP, Najwa FRP, dan Satria ARP itu pun tidak dapat bekerja seperti sebelumnya.

padahal kebutuhan hidup keluarga nya harus  terus berjalan.

Kondisi kepepet. kalimat itulah yang paling pas menggambarkan kondisi kala itu. kehidupan berubah 180 derajat, keadaan menjadi begitu tidak nyaman, tak ada lagi acara hang out sekeluarga di akhir pekan, jangankan untuk makan malam di luar pada hari-hari tertentu, sudah  bisa “Bersua”  degan nasi 3x sehari + telor dadar saja sudah merupakan menu mewah dan menjadi nikmat kenyang tiada tara.

hari demi hari bergerak terasa begitu cepat, dan bulan ke bulan pun terasa begitu cepat berganti, hingga akhirnya sifat dasar manusiawi dalam diri pasangan itu pun keluar. Ada tangis, takut, marah, kecewa, gelisah tetapi untunglah kesemuanya itu bersifat sementara ketika akhirnya menyadari bahwa dalam setiap persoalan selalu ada jawaban, setiap masalah datang selalu bersama solusi, dan keyakinan terbesar adalah Tuhan itu Maha Menyayangi umatNya.

Keyakinan bahwa ketika kita ber keinginan kuat, pastilah tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan secara langsung, tetapi menguji sebesar apa keinginan kita dengan memberikan jalanNya.

Membuang rasa nyaman, dan bersahabat dengan ketidak nyamanan adalah hal pertama yang di lakukan, belajar melakukan sesuatu yang tadinya sama sekali tidak pernah mau tahu. dan menjalaninya dengan kepasrahan bahwa tuhan pasti memberikan pertolongan pada siapapun yang tekun melakukan.

mualailah Silmy sang istri belajar membuat kue pia dari sang mama mertua, jarak belajar antara Bogor dan Sidoarjo  di lakukan melalui telepon genggam. gagal..coba lagi..gagal..coba lagi..gagal coba lagi..hampir setiap hari.

sampai akhirnya di bulan ke sepuluh Bayu tergerak untuk bangkit mengayuh semangat agar bisa berjalan.

Meski dengan bantuan dua tongkat  dan hanya dengan modal semangat, Bayu mulai menawarkan kue pia buatan istri ke toko-toko kue maupun toko-toko yang menjual oleh-oleh di kota Bogor.

Semula kue pia nya tak memiliki nama, hingga akhirnya memberikan nama PiaPiaKu! karena setiap kali di tanya pihak toko : “ini pia apa, pak?”  Bayu selalu menjawab : “yaa…ini piapiaku..pak..bu”

dan akhirnya jadilah kue pia nya di beri nama PiaPiaKu!. Semakin hari PiaPiaKu! semakin di kenal banyak orang, semakin hari semakin bertambah pelanggan setia, dan semakin hari semakin membawa berkah serta pelajaran berharga bagi keluarga.

betapa malu ketika tuhan memberikan jalan tetapi kita menolaknya, hanya karena jalan itu tidak nyaman.

Kalau lah hingga hari ini kami masih bertahan, itu karena sebuah keyakinan bahwa tuhan pasti memberikan pertolongan pada siapapun yang mau tekun melakukan.

Tulisan ini bukan untuk mendramatisir sebuah kisah. Kami pun bukanlah siapa-siapa, tetapi sekedar sharing sebagian kecil dari cerita hidup sebuah keluarga saja karena kami yakin di luar sana begitu banyak kisah serupa yang pastinya jauh lebih menginspirasi anda untuk yakin :

Bahwa di setiap kemauan PASTI Tuhan meberikan JalanNya pada siapapun yang mau tekun melakukan selangkah demi selangkah….

Salam Hangat,

PiaPiaKu!

Pia Sehat, Halal, Satu lagi oleh-oleh dari Bogor

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s